Budaya “Besik” di Lamongan: Suatu Tinjauan Sosial Budaya

Kalau kita melewati pemakaman umum kota Lamongan 3 sampai 4 hari menjelang bulan Romadhon dan hari raya ( Idhul Fitri dan Idhul Adha) maka akan kita dapati keramaian orang berziarah kubur. Diantara orang-orang yang berziarah kubur tersebut terdapat anak-anak dengan sabit ditangan. Mereka bukan bermain atau hanya sekedar nongkrong. Mereka adalah penawar jasa untuk membersihkan makam dan tentu saja untuk mendapat bayaran. Dalam istilah mereka (local) kegiatan membersihkan kuburan untuk mencari uang disebut “besik”.

Read more

Teknik Riset Dokumentasi

Riset dokumentasi yang dimaksud dalam tulisan adalah dokumentasi audio-visual.

Prinsipnya pelaksanaannya diantaranya:

Read more

Multiculturalism Syi’iran di Jawa dalam Perspektif Historis

Multikulturalisme budaya letaknya bukan pada geo-politik atau tempat atau wilayah (peradaban), namun lebih pada keberagaman main set suatu kelompok atau komunitas, tetapi bukan masyarakat itu sendiri namun main set nya Multi berarti pertemuan antar budaya (main set), bukan pertemuan antar kebudayaan.

Read more

“Syi’iran dalam Perspektif Masyarakat dan Sastra Jawa”

Dalam pemahaman masyarakat jawa kuno syi’iran dikenal dengan kata singiran. Mungkin ini karena lidah orang jawa yang menyebut huruf “ain” dengan “nga”. Misal “alamin” jadi “ngalamin”.

Read more

Syiiran dalam perspektif sastra arab (ilmu arudh)

Syi’ir : puisi-puisi imajinatif

Nadhom: Bait-bait yang berisi pelajaran

 

Syiir ada pola dan rima. pola merupakan kaki-kaki sajak yang mempunyai 16 macam pola.

 

Read more

Syi’iran dalam Perspektif Etnomusikologi

Dalam perspektif Etnomusikologi Syi’ran adalah nyanyian yaitu ada lirik (bahasa/sastra) dan ada lagu (melodi/artistic/ musicologis).

Di Kebumen ada semacam syi’iran dengan nama Jamjanen yang mengacu pada nama Kyai yang mengajarkannya.

Syi’iran hadir dari pertemuan dua budaya yaitu jawa dan arab (dualisme) yang dalam pertemuannya dapat dibedakan tebal-tipisnya. artinya mana yang lebih tebal budaya arabnya (pesisir) dan mana yang lebih tebal budaya jawanya (pedalaman/selatan).

Read more

Mengenal Syi’iran

Pada mulanya pemahaman awal saya dan teman-teman terhadap kata Syi’iran adalah merupakan salah satu genre yang terdiri atas kata dan lagu, yang beredar secara lisan (oral transmission) di antara komunitas lokal Jawa, terutama berpusat kampong-kampung di wilayah Pantai Utara Jawa. Sebagai sastra lisan, syi’iran memang bersifat lokal, yaitu bahwa bahasa yang dipergunakan adalah bahasa daerah di mana tradisi syi’iran itu ada.

Read more