Sholawat Montro

montro-5.BMP

Sholawat Montro di temukan di daerah Kauman, Pleret, Kabupaten Bantul, DIY. Kesenian ini pencipta kesenian ini ialah Kanjeng Pangeran Yudhanegara, salah satu menantu Sultan Hamengkubuwono VIII yang kebetulan juga menjadi panglima laut Hindia Belanda. Kesenian ini Read more

Sholawat Jawi

 

 

jawi-5.BMP

Kesenian Shalawat Jawi di temukan di daerah Pleret, Bantul, dan beberapa juga sudah menyebar di sekitar kecamatan Pleret, atau bahkan di sekitar Kabupaten Bantul. Kesenian ini merupakan salah satu bentuk penegasan jawanisasi kesenian Islam. Kesenian yang berkembang seiring dengan tradisi peringtaan Maulid Nabi ini mengartikulasikan syair atau syiiran shalawat kepada Nabi Muhammad dengan medium bahasa Jawa, bahkan juga dengan melodi-melodi Jawa (langgam sinom, dandang-gula, pangkur dan lain-lain). Read more

KESENIAN SINGIRAN

 

singiran-1.BMP

Kesenian ini sangat jarang ditemui karena semakin punah, seiring kemajuan jaman, meninggalnya para pelakunya, dan sengaja di counter kelompok tertentu (islam modern) karena dianggap ada penyimpangan dari Islam. Kesenian Singiran merupakan salah satu bagian integral dari ekspresi seni tradisi ummat Islam. Kesenian ini berkembang seiring dengan tradisi memperingati seribu hari kematian (3 hari, 7 hari, 40 hari, 100 hari dan 1000 hari) salah satu warga. Jika Read more

Sholawat Maulud

 

maulud-1.BMP

Salah satu kelompok sholawat maulud yang masih eksis adalah kelompok kesenian sholawat mauludpuji rahayu” yang berada di daerah Kasihan, Bantul, DIY. Shalawat maulud sebenarnya merupakan tradisi pembacaan shalawat pada saat peringatan maulid Nabi Muhammad. Dalam perkembangannya, tradisi ini menjadi kesenian pembacaan shalawat yang dibacakan pada acara-acara khitanan, aqiqah (kelahiran bayi), maupun acara-acara rutin yang diselenggarakan masyarakat. Read more

Sholawat Rodat

rodat-1.BMP

Kesenian ini salah satunya ditemukan di daerahkota santriyaitu daerah Jejeran, Wonokromo, Bantul. Kelompok kesenian Sholawat Rodat ini menamakan dirinya KelompokLintang Songo”.

Kesenian Rodat merupakan salah satu kesenian tradisi di kalangan ummat Islam. Kesenian ini berkembang Read more

Desa Balun: Sebuah Miniatur Masyarakat Madani

Desa Balun adalah sebuah desa yang terletak di Lamongan bagian tengah yaitu tepatnya Kecamatan Turi dan hanya mempunyai jarak 4 kilometer dari kota Lamongan. Desa Balun merupakan daerah yang terletak di dataran rendah yang banyak terdapat tambak dan bonorowo sehingga masuk daerah yang rawan banjir seperti umumnya daerah lain di kabupaten Lamongan. Read more

“Daerah Santri” di Bantul

Berawal dari kesombongan pemikiran sebagai seorang pendatang dari Jawa Timur. Saya selalu membandingkan kehidupan antara di kampung halaman (Lamongan) dengan yang ada di perantauan (Jogja), terutama kehidupan beragama. Memang secara umum nuansa keagamaan dalam kehidupan sehari-hari lebih kental di kampung halaman saya. Sehingga hal ini membuat saya mulai memandang sebelah mata tentang kehidupan keagamaan di Jogja. Dan keadaan ini berlangsung lama. Sejak pertama saya menginjakkan kaki di Jogja (th 1999).

Sampai pada akhirnya pada awal 2007 yang lalu, saya menemukan fakta yang mengejutkan tentang keberadaan “kota santri” di Kabupaten Bantul. Read more

Budaya “Besik” di Lamongan: Suatu Tinjauan Sosial Budaya

Kalau kita melewati pemakaman umum kota Lamongan 3 sampai 4 hari menjelang bulan Romadhon dan hari raya ( Idhul Fitri dan Idhul Adha) maka akan kita dapati keramaian orang berziarah kubur. Diantara orang-orang yang berziarah kubur tersebut terdapat anak-anak dengan sabit ditangan. Mereka bukan bermain atau hanya sekedar nongkrong. Mereka adalah penawar jasa untuk membersihkan makam dan tentu saja untuk mendapat bayaran. Dalam istilah mereka (local) kegiatan membersihkan kuburan untuk mencari uang disebut “besik”.

Read more

Teknik Riset Dokumentasi

Riset dokumentasi yang dimaksud dalam tulisan adalah dokumentasi audio-visual.

Prinsipnya pelaksanaannya diantaranya:

Read more

Multiculturalism Syi’iran di Jawa dalam Perspektif Historis

Multikulturalisme budaya letaknya bukan pada geo-politik atau tempat atau wilayah (peradaban), namun lebih pada keberagaman main set suatu kelompok atau komunitas, tetapi bukan masyarakat itu sendiri namun main set nya Multi berarti pertemuan antar budaya (main set), bukan pertemuan antar kebudayaan.

Read more

Next Page →