<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!-- generator="wordpress/2.2.1" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>Islam Kuno</title>
	<link>http://islamkuno.com</link>
	<description>Menelusuri Tradisi, Budaya dan Seni Islam Masa Lalu</description>
	<pubDate>Sat, 02 Feb 2008 02:31:06 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.2.1</generator>
	<language>en</language>
			<item>
		<title>Pemberdayaan Masyarakat dan Kewirausahaan</title>
		<link>http://islamkuno.com/2008/02/01/pemberdayaan-masyarakat-dan-kewirausahaan/</link>
		<comments>http://islamkuno.com/2008/02/01/pemberdayaan-masyarakat-dan-kewirausahaan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 02 Feb 2008 02:22:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andik Nurcahyo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Pemberdayaan Masyarakat]]></category>

		<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://islamkuno.com/2008/02/01/pemberdayaan-masyarakat-dan-kewirausahaan/</guid>
		<description><![CDATA[ Terjadinya kegagalan pada model pembangunan pada masa lalu, menyadarkan akan perlunya reorientasi baru dalam pembangunan, yaitu pendekatan pembangunan yang memperhatikan  lingkungan dan pembangunan yang berwajah manusiawi. Pendekatan tersebut menempatkan manusia sebagai factor kunci yang memainkan  peran penting dalam segala segi. Proses pembangunan hendaknya sebagai suatu proses yang populis, 
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><terjadinya><span style="font-size: 11pt; line-height: 150%; font-family: Arial"> <span class="SpellE">Terjadinya kegagalan</span> <span class="SpellE">pada</span> model <span class="SpellE">pembangunan</span> <span class="SpellE">pada</span> <span class="SpellE">masa</span> <span class="SpellE">lalu</span>, <span class="SpellE">menyadarkan</span> <span class="SpellE"><span class="GramE">akan</span></span> <span class="SpellE">perlunya</span> <span class="SpellE">reorientasi</span> <span class="SpellE">baru</span> <span class="SpellE">dalam</span> <span class="SpellE">pembangunan</span>, <span class="SpellE">yaitu</span> <span class="SpellE">pendekatan</span> <span class="SpellE">pembangunan</span> yang <span class="SpellE">memperhatikan</span>  <span class="SpellE">lingkungan</span> <span class="SpellE">dan</span> <span class="SpellE">pembangunan</span> yang <span class="SpellE">berwajah</span> <span class="SpellE">manusiawi</span>. <span class="SpellE">Pendekatan</span> <span class="SpellE">tersebut</span> <span class="SpellE">menempatkan</span> <span class="SpellE">manusia</span> <span class="SpellE">sebagai</span> factor <span class="SpellE">kunci</span> yang <span class="SpellE"><span class="GramE">memainkan</span></span><span class="GramE"><span>  </span><span class="SpellE">peran</span></span> <span class="SpellE">penting</span> <span class="SpellE">dalam</span> <span class="SpellE">segala</span> <span class="SpellE">segi</span>. <span class="SpellE">Proses</span> <span class="SpellE">pembangunan</span> <span class="SpellE">hendaknya</span> <span class="SpellE">sebagai</span> <span class="SpellE">suatu</span> <span class="SpellE">proses</span> yang <span class="SpellE">populis</span>, <span class="SpellE"></span></span> <a href="http://islamkuno.com/2008/02/01/pemberdayaan-masyarakat-dan-kewirausahaan/#more-42" class="more-link">(more&#8230;)</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://islamkuno.com/2008/02/01/pemberdayaan-masyarakat-dan-kewirausahaan/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Metode Studi Kasus (Case Study) dalam Penelitian</title>
		<link>http://islamkuno.com/2008/01/27/metode-studi-kasus-case-study-dalam-penelitian/</link>
		<comments>http://islamkuno.com/2008/01/27/metode-studi-kasus-case-study-dalam-penelitian/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 27 Jan 2008 06:27:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andik Nurcahyo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Metodologi]]></category>

		<category><![CDATA[Riset]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://islamkuno.com/2008/01/27/metode-studi-kasus-case-study-dalam-penelitian/</guid>
		<description><![CDATA[Salah  satu jenis penelitian kualitatif deskriptif adalah berupa penelitian dengan  metode atau pendekatan studi kasus (Case  Study).  Penelitian ini memusatkan diri secara intensif pada satu obyek tertentu yang  mempelajarinya sebagai suatu kasus. Data studi kasus dapat diperoleh dari semua  pihak yang bersangkutan, dengan kata lain data dalam studi ini [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Salah  satu jenis penelitian kualitatif deskriptif adalah berupa penelitian dengan  metode atau pendekatan studi kasus (<em>Case  Study</em>).  Penelitian ini memusatkan diri secara intensif pada satu obyek tertentu yang  mempelajarinya sebagai suatu kasus. Data studi kasus dapat diperoleh dari semua  pihak yang bersangkutan, dengan kata lain data dalam studi ini dikumpulkan dari  berbagai sumber (Nawawi, 2003). Sebagai sebuah studi kasus maka data yang  dikumpulkan berasal dari berbagai sumber dan hasil penelitian ini hanya berlaku  pada kasus yang diselidiki. Lebih lanjut Arikunto (1986) mengemukakan bahwa  metode studi kasus sebagai salah satu jenis pendekatan deskriptif, adalah  penelitian yang dilakukan secara intensif, terperinci dan mendalam terhadap  suatu organisme (individu), lembaga atau gejala tertentu dengan daerah atau  subjek yang sempit.</p>
<p> <a href="http://islamkuno.com/2008/01/27/metode-studi-kasus-case-study-dalam-penelitian/#more-39" class="more-link">(more&#8230;)</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://islamkuno.com/2008/01/27/metode-studi-kasus-case-study-dalam-penelitian/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Sosiologi Ilmu Pengetahuan Berparadigma Ganda</title>
		<link>http://islamkuno.com/2008/01/27/sosiologi-ilmu-pengetahuan-berparadigma-ganda/</link>
		<comments>http://islamkuno.com/2008/01/27/sosiologi-ilmu-pengetahuan-berparadigma-ganda/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 27 Jan 2008 06:15:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andik Nurcahyo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Review]]></category>

		<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<category><![CDATA[Metodologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://islamkuno.com/2008/01/27/sosiologi-ilmu-pengetahuan-berparadigma-ganda/</guid>
		<description><![CDATA[ Sosiologi Ilmu Pengetahuan Berparadigma Ganda
(Sebuah Resume atas karya George Ritzer)
Oleh: Andik Nurcahyo
Ketika membaca judul buku ini, petanyaan pertama yang muncul mengapa sosiologi disebut sebagai ilmu pengetahuan yang berparadigma ganda ?. Disebut berparadigma ganda karena sosiologi dalam setiap memandang fenomena sosial yang terjadi mempunyai beberapa paradigma dimana setiap paradigma mempunyai pendefinisian, exemplar, teori-teori, metode-metode dan ahli [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong> Sosiologi Ilmu Pengetahuan Berparadigma Ganda<br />
(Sebuah Resume atas karya George Ritzer)<br />
Oleh: Andik Nurcahyo</strong></p>
<p>Ketika membaca judul buku ini, petanyaan pertama yang muncul mengapa sosiologi disebut sebagai ilmu pengetahuan yang berparadigma ganda ?. Disebut berparadigma ganda karena sosiologi dalam setiap memandang fenomena sosial yang terjadi mempunyai beberapa paradigma dimana setiap paradigma mempunyai pendefinisian, exemplar, teori-teori, metode-metode dan ahli pemikir yang berbeda pula. Perbedaan paradigma ini disebabkan oleh faktor perbedaan pandangan filsafat yang mendasari pemikiran masing-masing para ahli yang merintisnya, perbedaan filsafat ini yang membawa konsekwensi terhadap perbedaan teori-teori yang dibangun pada masing-masing paradigma, dan pada akhirnya metode yang dipakai memahami dan menerangkan subyek-matternyapun sangat berbeda. Memang sejak lahir dan berkembangnya ilmu sosiologi ini sangat syarat dengan pergolakan intern yang menegangkan pada ahli dan tokoh-tokoh penganutnya. Jadi inilah yang disebut Ritzer sebagai A Multiple Paradigm Science yang kemudian diterjemahkan oleh Alimanda<br />
sebagai Paradigma Ganda. Sebenarnya kalau melihat penjelasan buku ini dimana ada tiga paradigma dan tiap paradigma mempunyai beberapa teori, maka paradigma ganda kurang tepat untuk mewakili kata A Multiple karena menurut Ritzer sendiri (pada babI) adalah sosiologi itu terdiri atas kelipatan beberapa paradigma, Sementara ganda dalam kosakata kita identik dengan dua atau doubel.</p>
<p> <a href="http://islamkuno.com/2008/01/27/sosiologi-ilmu-pengetahuan-berparadigma-ganda/#more-38" class="more-link">(more&#8230;)</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://islamkuno.com/2008/01/27/sosiologi-ilmu-pengetahuan-berparadigma-ganda/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Sholawat Montro</title>
		<link>http://islamkuno.com/2008/01/20/sholawat-montro/</link>
		<comments>http://islamkuno.com/2008/01/20/sholawat-montro/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Jan 2008 04:10:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andik Nurcahyo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Seri Seni Tradisi]]></category>

		<category><![CDATA[Seni]]></category>

		<category><![CDATA[Tradisi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://islamkuno.com/2008/01/20/sholawat-montro/</guid>
		<description><![CDATA[ 
 



Sholawat Montro di temukan di daerah Kauman, Pleret, Kabupaten Bantul, DIY. Kesenian ini  pencipta kesenian ini ialah Kanjeng Pangeran Yudhanegara, salah satu menantu Sultan Hamengkubuwono VIII yang kebetulan  juga menjadi panglima laut Hindia Belanda. Kesenian ini
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="Section1"><o:p> </o:p></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt; line-height: 150%; text-align: justify"> <a href="http://islamkuno.com/wp-content/uploads/2008/01/montro-5.BMP" title="montro-5.BMP"></a></p>
<p style="text-align: center"><a href="http://islamkuno.com/wp-content/uploads/2008/01/montro-5.BMP" title="montro-5.BMP"></p>
<p style="text-align: center"><img src="http://islamkuno.com/wp-content/uploads/2008/01/montro-5.BMP" alt="montro-5.BMP" height="301" width="479" /></p>
<p></a></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt; line-height: 150%; text-align: justify"><span class="SpellE"><span class="GramE"><span style="font-size: 11pt; line-height: 150%; font-family: Arial">Sholawat</span></span></span><span class="GramE"><span style="font-size: 11pt; line-height: 150%; font-family: Arial"> <span class="SpellE">Montro</span> <span class="SpellE">di</span> <span class="SpellE">temukan</span> <span class="SpellE">di</span> <span class="SpellE">daerah</span> <span class="SpellE">Kauman</span>, <span class="SpellE">Pleret</span>, <span class="SpellE">Kabupaten</span> <span class="SpellE">Bantul</span>, DIY.</span></span><span style="font-size: 11pt; line-height: 150%; font-family: Arial"> <span class="SpellE">Kesenian</span> <span class="SpellE"><span class="GramE">ini</span></span><span class="GramE"> <span> </span><span class="SpellE"><span style="color: #231f20">pencipta</span></span></span><span style="color: #231f20"> <span class="SpellE">kesenian</span> <span class="SpellE">ini</span> <span class="SpellE">ialah</span> <span class="SpellE">Kanjeng</span> <span class="SpellE">Pangeran</span> <span class="SpellE">Yudhanegara</span>, <span class="SpellE">salah</span> <span class="SpellE">satu</span> <span class="SpellE">menantu</span> Sultan <span class="SpellE">Hamengkubuwono</span> VIII yang <span class="SpellE">kebetulan</span>  <span class="SpellE">juga</span> <span class="SpellE">menjadi</span> <span class="SpellE">panglima</span> <span class="SpellE">laut</span> <span class="SpellE">Hindia</span> <span class="SpellE">Belanda</span>. <span class="SpellE"><span class="GramE">Kesenian</span></span><span class="GramE"> <span class="SpellE">ini</span></span></span></span> <a href="http://islamkuno.com/2008/01/20/sholawat-montro/#more-31" class="more-link">(more&#8230;)</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://islamkuno.com/2008/01/20/sholawat-montro/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Sholawat Jawi</title>
		<link>http://islamkuno.com/2008/01/20/sholawat-jawi/</link>
		<comments>http://islamkuno.com/2008/01/20/sholawat-jawi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Jan 2008 04:01:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andik Nurcahyo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Seri Seni Tradisi]]></category>

		<category><![CDATA[Seni]]></category>

		<category><![CDATA[Tradisi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://islamkuno.com/2008/01/20/sholawat-jawi/</guid>
		<description><![CDATA[&#160;
 
 


Kesenian Shalawat Jawi di temukan di daerah Pleret, Bantul, dan beberapa juga sudah menyebar di sekitar kecamatan Pleret, atau bahkan di sekitar Kabupaten Bantul. Kesenian ini merupakan salah satu bentuk penegasan jawanisasi kesenian Islam. Kesenian yang berkembang seiring dengan tradisi peringtaan Maulid Nabi ini mengartikulasikan syair atau syiiran shalawat kepada Nabi Muhammad dengan medium [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="Section1">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="font-size: 11pt; color: #231f20; font-family: Arial"><o:p> </o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"> <a href="http://islamkuno.com/wp-content/uploads/2008/01/jawi-5.BMP" title="jawi-5.BMP"></p>
<p style="text-align: center"><img src="http://islamkuno.com/wp-content/uploads/2008/01/jawi-5.BMP" alt="jawi-5.BMP" height="338" width="474" /></p>
<p></a></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span class="SpellE"><span style="font-size: 11pt; color: #231f20; font-family: Arial">Kesenian</span></span><span style="font-size: 11pt; color: #231f20; font-family: Arial"> <span class="SpellE">Shalawat</span> <span class="SpellE">Jawi</span> <span class="SpellE">di</span> <span class="SpellE">temukan</span> <span class="SpellE">di</span> <span class="SpellE">daerah</span> <span class="SpellE">Pleret</span>, <span class="SpellE">Bantul</span>, <span class="SpellE">dan</span> <span class="SpellE">beberapa</span> <span class="SpellE">juga</span> <span class="SpellE">sudah</span> <span class="SpellE">menyebar</span> <span class="SpellE">di</span> <span class="SpellE">sekitar</span> <span class="SpellE">kecamatan</span> <span class="SpellE">Pleret</span>, <span class="SpellE">atau</span> <span class="SpellE">bahkan</span> <span class="SpellE">di</span> <span class="SpellE">sekitar</span> <span class="SpellE">Kabupaten</span> <span class="SpellE">Bantul</span>. <span class="SpellE">Kesenian</span> <span class="SpellE">ini</span> <span class="SpellE">merupakan</span> <span class="SpellE">salah</span> <span class="SpellE">satu</span> <span class="SpellE">bentuk</span> <span class="SpellE">penegasan</span> <span class="SpellE">jawanisasi</span> <span class="SpellE">kesenian</span> Islam. <span class="SpellE">Kesenian</span> yang <span class="SpellE">berkembang</span> <span class="SpellE">seiring</span> <span class="SpellE">dengan</span> <span class="SpellE">tradisi</span> <span class="SpellE">peringtaan</span> <span class="SpellE">Maulid</span> <span class="SpellE">Nabi</span> <span class="SpellE">ini</span> <span class="SpellE">mengartikulasikan</span> <span class="SpellE">syair</span> <span class="SpellE">atau</span> <span class="SpellE">syiiran</span> <span class="SpellE">shalawat</span> <span class="SpellE">kepada</span> <span class="SpellE">Nabi</span> Muhammad <span class="SpellE">dengan</span> medium <span class="SpellE">bahasa</span> <span class="SpellE">Jawa</span>, <span class="SpellE">bahkan</span> <span class="SpellE">juga</span> <span class="SpellE">dengan</span> <span class="SpellE">melodi-melodi</span> <span class="SpellE">Jawa</span> (<span class="SpellE">langgam</span> <span class="SpellE">sinom</span>, <span class="SpellE">dandang-gula</span>, <span class="SpellE">pangkur</span> <span class="SpellE">dan</span> lain-lain).</span> <a href="http://islamkuno.com/2008/01/20/sholawat-jawi/#more-29" class="more-link">(more&#8230;)</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://islamkuno.com/2008/01/20/sholawat-jawi/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>KESENIAN SINGIRAN</title>
		<link>http://islamkuno.com/2008/01/20/kesenian-singiran/</link>
		<comments>http://islamkuno.com/2008/01/20/kesenian-singiran/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Jan 2008 03:54:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andik Nurcahyo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Seri Seni Tradisi]]></category>

		<category><![CDATA[Seni]]></category>

		<category><![CDATA[Tradisi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://islamkuno.com/2008/01/20/kesenian-singiran/</guid>
		<description><![CDATA[&#160;

 
Kesenian ini sangat jarang ditemui karena semakin punah, seiring kemajuan jaman, meninggalnya para pelakunya, dan sengaja di counter kelompok tertentu (islam modern) karena dianggap ada penyimpangan dari Islam. Kesenian Singiran merupakan salah satu bagian integral dari ekspresi seni tradisi ummat Islam. Kesenian ini berkembang seiring dengan tradisi memperingati seribu hari kematian (3 hari, 7 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="Section1">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: center" align="center"><a href="http://islamkuno.com/wp-content/uploads/2008/01/singiran-1.BMP" title="singiran-1.BMP"><img src="http://islamkuno.com/wp-content/uploads/2008/01/singiran-1.BMP" alt="singiran-1.BMP" height="353" width="469" /></a></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: center" align="center"><strong><span style="color: #231f20; font-family: Arial"><o:p> </o:p></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span class="SpellE"><span style="font-size: 11pt; color: black; font-family: Arial">Kesenian</span></span><span style="font-size: 11pt; color: black; font-family: Arial"> <span class="SpellE">ini</span> <span class="SpellE">sangat</span> <span class="SpellE">jarang</span> <span class="SpellE">ditemui</span> <span class="SpellE">karena</span> <span class="SpellE">semakin</span> <span class="SpellE">punah</span>, <span class="SpellE">seiring</span> <span class="SpellE">kemajuan</span> <span class="SpellE">jaman</span>, <span class="SpellE">meninggalnya</span> <span class="SpellE">para</span> <span class="SpellE">pelakunya</span>, <span class="SpellE">dan</span> <span class="SpellE">sengaja</span> <span class="SpellE">di</span> counter <span class="SpellE">kelompok</span> <span class="SpellE">tertentu</span> (<span class="SpellE">islam</span> modern) <span class="SpellE">karena</span> <span class="SpellE">dianggap</span> <span class="SpellE">ada</span> <span class="SpellE">penyimpangan</span> <span class="SpellE">dari</span> Islam. <span class="SpellE">Kesenian</span> <span class="SpellE">Singiran</span> <span class="SpellE">merupakan</span> <span class="SpellE">salah</span> <span class="SpellE">satu</span> <span class="SpellE">bagian</span> integral <span class="SpellE">dari</span> <span class="SpellE">ekspresi</span> <span class="SpellE">seni</span> <span class="SpellE">tradisi</span> <span class="SpellE">ummat</span> Islam. <span class="SpellE">Kesenian</span> <span class="SpellE">ini</span> <span class="SpellE">berkembang</span> <span class="SpellE">seiring</span> <span class="SpellE">dengan</span> <span class="SpellE">tradisi</span> <span class="SpellE">memperingati</span> <span class="SpellE">seribu</span> <span class="SpellE">hari</span> <span class="SpellE">kematian</span> (3 <span class="SpellE">hari</span>, 7 <span class="SpellE">hari</span>, 40 <span class="SpellE">hari</span>, 100 <span class="SpellE">hari</span> <span class="SpellE">dan</span> 1000 <span class="SpellE">hari</span>) <span class="SpellE">salah</span> <span class="SpellE">satu</span> <span class="SpellE">warga</span>. <span class="SpellE">Jika</span></span> <a href="http://islamkuno.com/2008/01/20/kesenian-singiran/#more-27" class="more-link">(more&#8230;)</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://islamkuno.com/2008/01/20/kesenian-singiran/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Sholawat Maulud</title>
		<link>http://islamkuno.com/2008/01/20/sholawat-maulud/</link>
		<comments>http://islamkuno.com/2008/01/20/sholawat-maulud/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Jan 2008 03:48:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andik Nurcahyo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Seri Seni Tradisi]]></category>

		<category><![CDATA[Seni]]></category>

		<category><![CDATA[Tradisi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://islamkuno.com/2008/01/20/sholawat-maulud/</guid>
		<description><![CDATA[&#160;
 
 



Salah  satu kelompok sholawat maulud yang masih eksis adalah kelompok kesenian sholawat maulud “puji rahayu” yang berada di daerah Kasihan, Bantul,  DIY. Shalawat maulud sebenarnya merupakan tradisi pembacaan shalawat pada saat peringatan maulid Nabi Muhammad. Dalam perkembangannya, tradisi ini menjadi kesenian pembacaan shalawat yang dibacakan pada acara-acara khitanan, aqiqah (kelahiran bayi), [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="Section1">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="font-size: 11pt; color: black; font-family: Arial"><o:p> </o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"> <a href="http://islamkuno.com/wp-content/uploads/2008/01/maulud-1.BMP" title="maulud-1.BMP"></a></p>
<p style="text-align: center" align="center"><a href="http://islamkuno.com/wp-content/uploads/2008/01/maulud-1.BMP" title="maulud-1.BMP"></p>
<p style="text-align: center"><img src="http://islamkuno.com/wp-content/uploads/2008/01/maulud-1.BMP" alt="maulud-1.BMP" height="323" width="469" /></p>
<p></a></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span class="SpellE"><span class="GramE"><span style="font-size: 11pt; color: black; font-family: Arial">Salah</span></span></span><span class="GramE"><span style="font-size: 11pt; color: black; font-family: Arial">  <span class="SpellE">satu</span> <span class="SpellE">kelompok</span> <span class="SpellE">sholawat</span> <span class="SpellE">maulud</span> yang <span class="SpellE">masih</span> <span class="SpellE">eksis</span> <span class="SpellE">adalah</span> <span class="SpellE">kelompok</span> <span class="SpellE">kesenian</span> <span class="SpellE">sholawat</span> <span class="SpellE">maulud</span> “<span class="SpellE">puji</span> <span class="SpellE">rahayu</span>” yang <span class="SpellE">berada</span> <span class="SpellE">di</span> <span class="SpellE">daerah</span> <span class="SpellE">Kasihan</span>, <span class="SpellE">Bantul</span>,  DIY.</span></span><span style="font-size: 11pt; color: black; font-family: Arial"> <span class="SpellE"><span class="GramE">Shalawat</span></span><span class="GramE"> <span class="SpellE">maulud</span> <span class="SpellE">sebenarnya</span> <span class="SpellE">merupakan</span> <span class="SpellE">tradisi</span> <span class="SpellE">pembacaan</span> <span class="SpellE">shalawat</span> <span class="SpellE">pada</span> <span class="SpellE">saat</span> <span class="SpellE">peringatan</span> <span class="SpellE">maulid</span> <span class="SpellE">Nabi</span> Muhammad.</span> <span class="SpellE"><span class="GramE">Dalam</span></span><span class="GramE"> <span class="SpellE">perkembangannya</span>, <span class="SpellE">tradisi</span> <span class="SpellE">ini</span> <span class="SpellE">menjadi</span> <span class="SpellE">kesenian</span> <span class="SpellE">pembacaan</span> <span class="SpellE">shalawat</span> yang <span class="SpellE">dibacakan</span> <span class="SpellE">pada</span> <span class="SpellE">acara-acara</span> <span class="SpellE">khitanan</span>, <span class="SpellE">aqiqah</span> (<span class="SpellE">kelahiran</span> <span class="SpellE">bayi</span>), <span class="SpellE">maupun</span> <span class="SpellE">acara-acara</span> <span class="SpellE">rutin</span> yang <span class="SpellE">diselenggarakan</span> <span class="SpellE">masyarakat</span>.</span></span> <a href="http://islamkuno.com/2008/01/20/sholawat-maulud/#more-26" class="more-link">(more&#8230;)</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://islamkuno.com/2008/01/20/sholawat-maulud/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Sholawat Rodat</title>
		<link>http://islamkuno.com/2008/01/18/sholawat-rodat/</link>
		<comments>http://islamkuno.com/2008/01/18/sholawat-rodat/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 19 Jan 2008 04:18:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andik Nurcahyo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Seri Seni Tradisi]]></category>

		<category><![CDATA[Riset]]></category>

		<category><![CDATA[Seni]]></category>

		<category><![CDATA[Tradisi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://islamkuno.com/2008/01/18/sholawat-rodat/</guid>
		<description><![CDATA[ 


Kesenian ini salah satunya ditemukan di daerah “kota santri” yaitu  daerah Jejeran, Wonokromo, Bantul. Kelompok kesenian Sholawat Rodat ini menamakan dirinya Kelompok “Lintang Songo”.   
Kesenian  Rodat merupakan salah satu kesenian tradisi di kalangan ummat Islam. Kesenian ini berkembang 
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="Section1"><strong><o:p></o:p></strong><strong><o:p> </o:p></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><a href="http://islamkuno.com/wp-content/uploads/2008/01/rodat-1.BMP" title="rodat-1.BMP"></a></p>
<p style="text-align: center"><a href="http://islamkuno.com/wp-content/uploads/2008/01/rodat-1.BMP" title="rodat-1.BMP"><img src="http://islamkuno.com/wp-content/uploads/2008/01/rodat-1.BMP" alt="rodat-1.BMP" height="298" width="489" /></a></p>
<p><span class="SpellE"><span style="font-size: 11pt; font-family: Arial">Kesenian</span></span><span style="font-size: 11pt; font-family: Arial"> <span class="SpellE">ini</span> <span class="SpellE">salah</span> <span class="SpellE">satunya</span> <span class="SpellE">ditemukan</span> <span class="SpellE">di</span> <span class="SpellE">daerah</span> “<st1:city w:st="on"><st1:place w:st="on"><span class="SpellE">kota</span></st1:place></st1:city> <span class="SpellE">santri</span>” <span class="SpellE"><span class="GramE">yaitu</span></span><span class="GramE"> <span> </span><span class="SpellE">daerah</span></span> <span class="SpellE">Jejeran</span>, <span class="SpellE">Wonokromo</span>, <span class="SpellE">Bantul</span>. <span class="SpellE"><span class="GramE">Kelompok</span></span><span class="GramE"> <span class="SpellE">kesenian</span> <span class="SpellE">Sholawat</span> <span class="SpellE">Rodat</span> <span class="SpellE">ini</span> <span class="SpellE">menamakan</span> <span class="SpellE">dirinya</span> <span class="SpellE">Kelompok</span> “<span class="SpellE">Lintang</span> <span class="SpellE">Songo</span>”.</span> <span> </span><span> </span><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span class="SpellE"><span class="GramE"><span style="font-size: 11pt; color: #231f20; font-family: Arial">Kesenian</span></span></span><span class="GramE"><span style="font-size: 11pt; color: #231f20; font-family: Arial">  <span class="SpellE">Rodat</span> <span class="SpellE">merupakan</span> <span class="SpellE">salah</span> <span class="SpellE">satu</span> <span class="SpellE">kesenian</span> <span class="SpellE">tradisi</span> <span class="SpellE">di</span> <span class="SpellE">kalangan</span> <span class="SpellE">ummat</span> Islam.</span></span><span style="font-size: 11pt; color: #231f20; font-family: Arial"> <span class="SpellE"><span class="GramE">Kesenian</span></span><span class="GramE"> <span class="SpellE">ini</span> <span class="SpellE">berkembang</span> </span></span> <a href="http://islamkuno.com/2008/01/18/sholawat-rodat/#more-23" class="more-link">(more&#8230;)</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://islamkuno.com/2008/01/18/sholawat-rodat/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Teknik Penelitian Grounded Teory</title>
		<link>http://islamkuno.com/2008/01/16/teknik-penelitian-grounded-teory/</link>
		<comments>http://islamkuno.com/2008/01/16/teknik-penelitian-grounded-teory/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 Jan 2008 03:26:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andik Nurcahyo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Metodologi]]></category>

		<category><![CDATA[Riset]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://islamkuno.com/2008/01/16/teknik-penelitian-grounded-teory/</guid>
		<description><![CDATA[&#160;
Keberhasilan  penelitian kualitatif banyak ditentukan pada pemilihan teknik atau metode yang  representatif dengan kondisi lapangan melalui data yang berhasil dikumpulkan.  Pada bagian ini akan diuraikan tentang teknik penelitian dengan  menggunakan metode grounded theory, dan secara  sederhana  teknik penelitian dapat  diuraikan oleh fase-fase berikut:[1]
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="Section1">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt; line-height: 150%; text-align: justify"><span style="font-size: 11pt; line-height: 150%; font-family: Arial">Keberhasilan  penelitian kualitatif banyak ditentukan pada pemilihan teknik atau metode yang  representatif dengan kondisi lapangan melalui data yang berhasil dikumpulkan.  Pada bagian ini akan diuraikan tentang teknik penelitian dengan <span> </span>menggunakan metode <em>grounded theory</em>, dan secara  sederhana<span>  </span>teknik penelitian dapat  diuraikan oleh fase-fase berikut:<a href="#_ftn1" title="_ftnref1" name="_ftnref1"><span class="MsoFootnoteReference"><span><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size: 11pt; font-family: Arial">[1]</span></span></span></span></a></span><a href="#_ftn1" title="_ftnref1" name="_ftnref1"> <a href="http://islamkuno.com/2008/01/16/teknik-penelitian-grounded-teory/#more-22" class="more-link">(more&#8230;)</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://islamkuno.com/2008/01/16/teknik-penelitian-grounded-teory/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Sepotong tentang Pengembangan Masyarakat (Community Development)</title>
		<link>http://islamkuno.com/2008/01/16/sepotong-tentang-pengembangan-masyarakat-community-development/</link>
		<comments>http://islamkuno.com/2008/01/16/sepotong-tentang-pengembangan-masyarakat-community-development/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 Jan 2008 03:25:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andik Nurcahyo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://islamkuno.com/2008/01/16/sepotong-tentang-pengembangan-masyarakat-community-development/</guid>
		<description><![CDATA[
Pengembangan  masyarakat (community development)  merupakan wawasan dasar bersistem tentang asumsi perubahan sosial terancang yang  tepat dalam kurung waktu tertentu. Sedangkan teori dasar pengembangan masyarakat  yang menonjol pada saat ini adalah teori ekologi dan teori Sumber daya manusia.  Teori ekologik mengemukakan tentang “batas pertumbuhan”.
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="Section1">
<p class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt; line-height: 150%; text-align: justify"><span style="font-size: 11pt; line-height: 150%; font-family: Arial">Pengembangan  masyarakat <em>(community development)</em>  merupakan wawasan dasar bersistem tentang asumsi perubahan sosial terancang yang  tepat dalam kurung waktu tertentu. Sedangkan teori dasar pengembangan masyarakat  yang menonjol pada saat ini adalah teori ekologi dan teori Sumber daya manusia.  Teori ekologik mengemukakan tentang “batas pertumbuhan”.</span> <a href="http://islamkuno.com/2008/01/16/sepotong-tentang-pengembangan-masyarakat-community-development/#more-21" class="more-link">(more&#8230;)</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://islamkuno.com/2008/01/16/sepotong-tentang-pengembangan-masyarakat-community-development/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
