Multiculturalism Syi’iran di Jawa dalam Perspektif Historis
Multikulturalisme budaya letaknya bukan pada geo-politik atau tempat atau wilayah (peradaban), namun lebih pada keberagaman main set suatu kelompok atau komunitas, tetapi bukan masyarakat itu sendiri namun main set nya Multi berarti pertemuan antar budaya (main set), bukan pertemuan antar kebudayaan.
“Syi’iran dalam Perspektif Masyarakat dan Sastra Jawa”
Dalam pemahaman masyarakat jawa kuno syi’iran dikenal dengan kata singiran. Mungkin ini karena lidah orang jawa yang menyebut huruf “ain” dengan “nga”. Misal “alamin” jadi “ngalamin”.
Syiiran dalam perspektif sastra arab (ilmu arudh)
Syi’ir : puisi-puisi imajinatif
Nadhom: Bait-bait yang berisi pelajaran
Syiir ada pola dan rima. pola merupakan kaki-kaki sajak yang mempunyai 16 macam pola.
Syi’iran dalam Perspektif Etnomusikologi
Dalam perspektif Etnomusikologi Syi’ran adalah nyanyian yaitu ada lirik (bahasa/sastra) dan ada lagu (melodi/artistic/ musicologis).
Di Kebumen ada semacam syi’iran dengan nama Jamjanen yang mengacu pada nama Kyai yang mengajarkannya.
Syi’iran hadir dari pertemuan dua budaya yaitu jawa dan arab (dualisme) yang dalam pertemuannya dapat dibedakan tebal-tipisnya. artinya mana yang lebih tebal budaya arabnya (pesisir) dan mana yang lebih tebal budaya jawanya (pedalaman/selatan).
Mengenal Syi’iran
Pada mulanya pemahaman awal saya dan teman-teman terhadap kata Syi’iran adalah merupakan salah satu genre yang terdiri atas kata dan lagu, yang beredar secara lisan (oral transmission) di antara komunitas lokal Jawa, terutama berpusat kampong-kampung di wilayah Pantai Utara Jawa. Sebagai sastra lisan, syi’iran memang bersifat lokal, yaitu bahwa bahasa yang dipergunakan adalah bahasa daerah di mana tradisi syi’iran itu ada.
Tradisi Sunat
Mengapa harus sunat??
Sunat adalah sebuah kewajiban bagi setiap muslim laki-laki (gak tau kalo perempuan). Iseng-iseng mengamati fenomena sunat yang dihubungkan dengan pengalaman pribadi dahulu di kampong halaman. Di kampungku yang namanya sunat umumnya dilakukan ketika anak duduk dibangku SD, dan kalau sampai SMP baru sunat, maka secara otomatis akan menjadi bahan ejekan teman sebaya atau bahkan orang-orang dewasa.
Snowball Sampling
Dalam penelitian Kualitatif, tentunya kita tidak asing lagi dengan teknik sampling bola salju (snowball sampling). Teknik ini merupakan teknik penentuan sample penelitian dengan mengikuti informasi-informasi dari sample sebelumnya. Misal dari Pak A mengatakan pak B yang tahu atau layak menjadi sample, selanjutnya pak B menunjuk lagi ke Pak C bahwa dia yang lebih layak, demikian seterusnya sampai ketemu dengan sample yang diinginkan atau yang memenuhi syarat.
Menjelajah Seni dan Tradisi Islam
Tema ini diilhami oleh apa yang kulakukan dalam riset dokumentasi. Riset ini berusaha mendokumentasikan beberapa kesenian tradisi Islam yang ada di Indonesia. Yang rencananya untuk tahun ini akan dilakukan di lima Kabupaten/kota yaitu Bantul, Purwokerto, Rembang, Jombang dan Lamongan.
Selamat Malam Dunia!
Tanpa terasa, waktu sudah sudah beranjak mendekati pergantian hari. Pelan tapi pasti, akhirnya weblog ini terinstall sudah.
Tidak ada keinginan muluk saat ini. Let just say.. mencoba mendokumentasikan semua pengalaman, pemikiran ataupun hal-hal nggak penting yang kami temui dalam kehidupan. Mencoba menjelajahi kembali dunia tradisi, budaya dan kesenian Islam masa lalu yang mungkin telah hilang sebagian terkikis oleh kemajuan jaman.
Selamat Malam Dunia!